Posts

Misteri Gunung Merapi part 2

Image
Part 2 Part 2  ....end part 1. Setelah pipis dan berdoa,,,sayaPun balik pos 3,,,dengan detak jantung tak karuan.  Tanpa pikir panjang x lebar,, saya tutup selimut tebal saya sampai muka tanpa gerak.  Walaupun Mata ketutup selimut,,bau bunga melati sangatlah menyengat di hidung.  Tapi dlm kegelapan malam,,,suara gerak sosok itu makin mendekat.  Teman saya hanya diam dlm keenakan tidur. Tiba2 serasa mahluk itu tepat di depan pintu masuk Pos 3.  Dan benak dan pikiran saya mau lari sekuat cahaya,,,Aghhh dayapun tak gerak.  Lalu saya berusaha bangunkan teman saya. Tak bangun2,,hanya saya sendiri yg rasain kedekatan sosok mahluk itu...dengan aroma melati tak lepas dari hidung.  Dalam komat kamit mulutku minta doa...segera menghilang sosok itu dihadapanKu. Sosok itu agak marah kayaknya karena doa saya kepada Sang Kuasa utk menjauhi sosok tersebut. Booom bunyi entah apa di luar sana kayak kejatuhan batu besar.  KagetKu makin menjadi2. Tapi Guyssss Co...

Teman tak kasat Mata

Image
Pukul 22.13, perutku sudah tidak bisa diajak kompromi. Lapar. Aku berjalan ke arah barat, cuma 350 meter dari penginapan.Tiba-tiba bulu kuduk berdiri. Bukan karena takut, tapi karena di kejauhan ada cahaya kuning remang-remang. Pasar malam? Jam segini? Aku dekati. Ramai. Tapi aneh. Jalanan menuju ke sana sepi total. Gerbangnya ada, tapi tidak ada satu pun motor parkir. Ah, peduli setan. Aku lapar. Mataku langsung tertuju ke satu lapak. Penjualnya cewek, muda, cantik. "Malam, Neng," sapaku. Malam juga, Pak," jawabnya ramah. Jual apa? Ada nasi goreng, ikan sepat, tempe orek, toge, bayam, sayur asem. Bapak mau makan? Boleh. Tapi telur dadar sama ayam goreng aja ya, Neng. "Duduk, Pak. Mau kopi sekalian?" Boleh. "Segelas atau dua?" Aku terdiam. Aku datang sendiri. Kenapa dia tanya 'dua'? Makanan datang. Baru beberapa suap, si Neng nanya lagi sambil senyum.  Temannya kok nggak makan, Pak? Teman yang mana, Neng?" tanyaku, dingin. Dia menunjuk ke...

Misteri Karang Bolong

Image
 Misteri Karang Bolong: Selendang Sutra Ijo  dan Janji Jam 19.00 yang Tak Bisa Ingkar Oleh: Komandan 7 Jalur Sutra Pantai Selatan tidak pernah ingkar janji. Apalagi jika janji itu diucap di hadapan bunga tujuh rupa, tepat di pusar Karang Bolong, saat Maghrib menyisih senja. Tujuh hari lalu, motor baru itu menjadi saksi. Yanto, kawan karib dari tanah Jateng, menepuk joknya. "Mudik, Bro," katanya. Dua jam kemudian, Kalimalang menjadi garis awal. Jakarta Tangerang kami tinggalkan, menyusur malam menuju jantung Jawa. Desa Yanto menyambut dengan hening. Enam jam pejam mata terasa sekejap. Pukul 14.00, roda kami berputar membelah desa, hingga akhirnya berhenti di satu nama: Karang Bolong. 1. Bisik Ombak dan Makam di Atas Tebing Anginnya dingin, ombaknya tinggi, nadanya mendesau seperti ratusan bisik. Di atas, sedikit mendaki, ada yang dijaga. Makam Ibu Ratu, kata Yanto.  Kebetulan ada rombongan dari Lampung. Sesaji bertumpuk. Juru kunci, seorang Ibu, menuntun doa. Ritual usai, ...

Misteri Pasar Setan Gunung Merapi : Gamelan Gaib Malam Jumat Kliwon Yang Menyesatkan Pendaki

Image
Jam 01.17 dini hari. Kabut setebal tembok menyelimuti jalur antara Watu Gajah dan Pasar Bubrah. Senter 7 pendaki dari Jogja tiba-tiba meredup satu per satu. Di tengah sunyi yang menusuk tulang, terdengar jelas alunan gamelan Jawa. Laras slendro, mengalun pelan tapi menghipnotis. Anehnya, peta dan GPS sama-sama menunjukkan tidak ada perkampungan dalam radius 4 kilometer. Itulah sapaan pertama dari Pasar Setan Gunung Merapi. Pasar Setan bukan sekadar cerita horor di pos pendakian. Bagi warga lereng Merapi, terutama di Kinahrejo dan Deles, ini adalah peringatan turun-temurun dari Mbah Maridjan. Sebuah pasar gaib yang hanya buka pada malam-malam tertentu. Dan barang siapa yang nekat bertransaksi, nyawanya taruhannya. H2: Di Mana Lokasi Tepat Pasar Setan Merapi Menurut Juru Kunci? Lokasi Pasar Setan tidak ditandai di peta manapun. Namun para juru kunci dan relawan SAR Merapi sepakat, titik kemunculannya paling sering di tiga segitiga mistis. Pertama, area sekitar Watu Gajah di keting...

Misteri Gunung Merapi

Image
 "Nekat Pipis di Pos 3 Merapi Jam 8 Malam, Aku Ditonton Sosok Hitam 5 Meter"*  *Pagi itu hari Kamis. Aku, Anto, dan Yunus lagi nyantai di warung kopi Jateng. Gak ada angin, gak ada hujan, tiba-tiba Anto nyeletuk, "Naik Merapi yuk."*  *Aku yang emang penakut langsung nolak, "Kiriman belum turun, Bro. Duit tipis." Maklum, anak rantau.*  *Yunus nyengir, "Tenang, gua baru ditransfer ortu. Kita pinjem dulu aja."*  *Detik itu juga kami sepakat. BERANGKAT.*  *Cuma bawa baju ganti, sejam kemudian kami udah gas ke basecamp Merapi.*  *Di tengah jalan, Anto pesen, "Nanti di atas jangan banyak ngomong negatif, ya."*  *"Iya," jawabku pendek.*  *Yunus cuma senyum tipis. Hmmm.*  *Pos 1. Kami lapor. Di papan peringatan banyak larangan. Salah satunya: dilarang bawa minuman keras. Seorang pengawas nemenin kami naik.*  *Beberapa jam kemudian, Pos 2. Jam tanganku nunjukin 16.13. Napas udah kayak kereta.*  *"Nge-camp di sini aja kali ya? Mau ...